Thursday

Ke Surga atau Neraka? tidak usah menunggu kita mati.....

Kalimat tersebut diucapkan oleh putri saya, Nadya, pagi ini dalam perjalanan menuju FSRD Untar, untuk belajar melukis dengan pak Yassir Malik. Mengejutkan karena kalimat tersebut diucapkan oleh anak saya yang baru berumur 7 tahun, sekaligus menyadarkan saya akan kenyataan hidup.
Yah, memang benar, kenapa kita mesti menunggu kematian datang, kalau mau mengalami Surga atau Neraka. Sejalan dengan yang diajarkan oleh The Secret dan pak Erbe Sentanu dalam bukunya Quantum Ikhlas. Surga dan Neraka itu kita ciptakan sendiri dalam kehidupan kita sehari hari. Jika kita selalu menjaga perasaan dan pikiran kita, selalu berusaha untuk berperasaan dan berpikiran positif, dalam menjalani kehidupan kita sehari hari, niscaya kita akan mengalami dan selalu berada di dalam Surga Kehidupan, demikian juga sebaliknya. Jika kita tidak mampu mengendalikan perasaan dan pikiran kita, dan terjebak dalam kondisi negatif, maka nerakalah yang akan kita hadapi dalam hidup kita sehari hari. Dimana Surga dan Neraka itu? Di perasaan dan pikiran kita sendiri. Jadi mau Surga atau Neraka? semuanya tergantung pilihan kita sendiri.

0 comments: