1. Bakat/potensi seseorang untuk melukis hanya menyumbang 10%, sisanya 90% adalah latihan. Semakin sering seorang pelukis berlatih, maka coretannya semakin matang. Demikian juga halnya dengan para pebisnis sukses, dalam bidang apapun, semakin sering mereka berlatih, jatuh bangun dalam membangun bisnis, semakin matang dan tajam, intuisi dan keahlian bisnis mereka.
2. Beranilah dalam berexperimen, jangan takut gagal. Hasil lukisan kita akan jauh lebih baik dan hidup, jika kita berani menambahkan satu dua detil yang berbeda di beberapa bagian. Demikian juga dalam berbisnis, kita harus berani melakukan experimen, mencoba sesuatu yang berbeda, yang membuat produk atau jasa kita mempunyai nilai lebih, unik dan berbeda dari yang lain.
3. Sejalan dengan The Secret dan Quantum Ikhlas. Bahwa kita harus memperhatikan perasaan kita (feeling) , jika kita ingin sukses dalam mewujudkan impian2 kita. Demikian juga halnya dengan melukis, amatlah sulit untuk melukis, jika kita hanya mengandalkan pikiran kita, melukis harus dimulai dengan memperhatikan perasaan / feeling kita saat itu. Hasil lukisan saya terus terang saja kalah hidup jika dibandingkan dengan lukisan puteri saya Nadya, semua orang memuji warna2 dalam lukisannya yang hidup. Tentu saja demikian karena anak kecil biasanya spontan, tanpa berpikir dalam melakukan sesuatu, hanya mengandalkan perasaannya saja. Dalam berbisnispun kita harus memperhatikan perasaan kita, usahakan agar perasaan dan pikiran kita selalu sejalan dan selaras, sehingga kita jauh lebih mudah dalam menjalankan bisnis kita.
0 comments:
Post a Comment