<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196</atom:id><lastBuildDate>Mon, 02 Nov 2009 22:53:49 +0000</lastBuildDate><title>Living in Freedom</title><description>Freedom is our nature, our destiny.   To become freedom, we must be Happy, Healthy, and Wealthy</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-7630016084358972423</guid><pubDate>Tue, 02 Dec 2008 10:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-03T05:10:10.381-08:00</atom:updated><title>Success is about mindset!!</title><description>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Beberapa hari yang lalu, saya mendapat international call,  dari salah seorang teman di US, teman senasib dan seperjuangan sewaktu saya bekerja di &lt;a href="http://7-eleven.com/"&gt;7 Eleven&lt;/a&gt;. Sewaktu saya kembali ke Indonesia, teman saya tersebut,  Bob (nama samaran), kehidupan, status dan bahkan pekerjaannya sudah jauh lebih baik dari saya. Bob, sudah memiliki ijin kerja, memiliki pekerjaan yang nyaman dan baik (bekerja di Federal Reserve Bank, BI-nya Amerika), dan sudah memiliki mobil keluaran terbaru dengan merk terkenal  saat itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dalam pembicaraan kami, Bob berkata “Joe, menurutmu,  bagaimana kalau saya mengikuti jejakmu, kembali  ke Indonesia dan mulai berbisnis sendiri, apakah saya bisa sukses? Saat ini saya strees, pekerjaan rasanya tidak ada kemajuan, saya jenuh dengan situasi di Amerika. Apakah saya bisa seperti kamu? Berapa banyak modal yang saya perlukan? Apakah kalau saya membawa $50,000 cukup untuk memulai suatu usaha? “&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bahkan dalam pembicaraan lebih lanjut, Bob meminta saya untuk bersedia menjadi mentornya saat dia kembali nanti, Bob meminta saya untuk membantunya menjadi seorang entrepreneur sekaligus sebagai seorang investor real estate.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saya katakan pada Bob, bahwa &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;kunci dari semua hal ada di mindset, cara berpikir kita. Jika kita ingin sukses, awalnya ada di pikiran kita, jika kita ingin hidup bahagia, awalnya di pikiran kita, jika kita ingin menjadi seorang entrepreneur dan investor yang berhasil, awalnya bukan di berapa banyak modal yang kita perlukan, tapi awalnya ada di pikiran kita&lt;/span&gt;. Apakah kita sudah mempunyai pola pikir dan mentalitas seperti seorang entrepreneur dan investor yang sukses? Jika kita belum memiliki pola pikir dan mentalitasnya, bagaimana kita bisa mengikuti jejak keberhasilan mereka? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saya mengatakan berapapun besarnya modal yang kita miliki, jika kita memulai suatu usaha atau investasi, masih dengan pola pikir dan mental seorang employee / self employee, maka modal itu pasti akan habis ditelan kerugian, atau ditipu rekan bisnis. Tapi jika kita mulai dengan pola pikir dan mentalitas sebagai seorang entrepreneur dan investor sukses,  banyak atau sedikitnya uang yang kita miliki sebagai modal awal, bukanlah suatu masalah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jika kita memiliki suatu ide bisnis yang unik dan kreatif, pola pikir dan mental yang tepat, modal bukan masalah lagi, karena sebenarnya, banyak orang diluar sana yang memiliki banyak uang, tapi bingung, mau diputar dimana, akhirnya hanya nganggur di deposito saja, dan kita bisa berpartner dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya banyak memiliki teman yang saat ini sukses sebagai entrepreneur dan investor dengan modal awal yang minim bahkan tanpa modal sekalipun. Kenapa mereka bisa sukses??, karena mereka sejak awal mulai sudah memiliki mindset sebagai seorang entrepreneur atau investor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bahkan saya juga memiliki banyak contoh, teman yang mempunyai modal buesaaar buaaanget……, karena habis dapat pesangon dari perusahaannya, atau teman yang orangtuanya kaya dan memiliki gudang uang, atau  teman yang baru saja mendapat kredit dari bank dan “cashback” dari pembelian properti, tapi apapun usaha yang dilakukannya selalu berakhir dengan kebangkrutan dan kerugian besar. Mengapa terjadi demikian??, karena mereka bermain di dunia entrepreneur atau  investor,  tapi masih pakai mindset Employee / Self Employee. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jadi kembali ke pernyataan saya di atas, sukses berawal di pikiran kita, “Success is about mindset”.&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt; Belum sukses, ……ingin jadi sukses, …….sudah sukses……..  ingin lebih sukses lagi…..please change your mindset first!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-7630016084358972423?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/12/success-is-about-mindset.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>6</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-5191817059228698532</guid><pubDate>Tue, 02 Dec 2008 05:18:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-01T23:15:38.091-08:00</atom:updated><title>Economic crisis in our mind, our feeling</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/STTfgjgV57I/AAAAAAAAASk/Hcv4DGjXNRA/s1600-h/1929party.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 318px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/STTfgjgV57I/AAAAAAAAASk/Hcv4DGjXNRA/s320/1929party.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275086813937395634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Situasi ekonomi tidak menentu, krisis dimana mana, nilai saham dan reksadana hancur,  bunga bank naik, penjualan properti menurun, proyek real estate macet, rupiah melemah, daya beli menurun, PHK mulai terjadi, banyak pabrik tutup, bahkan katanya ....... bakal ada kerusuhan sosial seperti th’98&lt;/span&gt;???&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Itulah berita berita dan pembicaraan yang anda dapatkan dari mass media dan teman teman anda akhir akhir ini. Semuanya serba negatif dan melemahkan energi kita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Apakah benar situasinya seperti itu? Mungkin sebagian besar dari kita akan mengatakan, “Ya iyalaaah…..sudah jelas kenyataannya demikian, kok masih nanya…..buta kaleee”. Kenyataan yang mana ya??? Kenyataan yang ada di TV, di Radio, di Koran, di majalah, atau di gossip  sehari hari. Apakah benar itu kehidupan yang sedang kita jalani saat ini??? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sekarang mari kita lihat, lebih jauh lagi. Bukankah sudah merupakan fenomena kehidupan ini, ada naik, ada turun, ada susah, ada senang, ada untung, ada rugi. Sebenarnya itu semua kan sudah satu paket dengan kehidupan kita. Tidak mungkin dalam hidup ini, kita maunya untung melulu, naik melulu, senang melulu, menang melulu, rugi melulu, turun melulu, susah melulu, atau kalah melulu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jika kita refleksikan kehidupan ini, bukankah situasi ini selalu berulang dalam kehidupan kita, krisis ekonomi akan selalu terjadi di dunia ini, krisis pun selalu terjadi dalam hidup kita pribadi, sejak kita kecil, dan akan selalu terjadi sampai krisis besar terjadi, yaitu kematian. Itu hukumnya mutlak, dunia selalu berubah, perubahan itu adalah abadi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jadi kalau kita sekarang sedang untung, bersiaplah untuk rugi, kalau kita sekarang sedang naik, bersiaplah untuk turun, kalau kita sekarang sedang berkuasa, bersiaplah untuk lengser. Dan sebaliknya juga, kalau kita sekarang sedang susah, bersiaplah untuk senang, kalau kita sekarang sedang turun, bersiaplah untuk naik, kalau kita sekarang sedang kalah, bersiaplah untuk menang, kalau kita sekarang sedang rugi, bersiaplah untuk untung, situasi akan selalu berubah, tidak ada yang kekal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sebenarnya dalam situasi sekarang ini yang disebut “situasi krisis”, bagi orang yang mengerti fenomena kehidupan, bukanlah sebuah krisis, tapi sebuah proses yang harus dihadapi. Setelah gelap, biasanya apa?? Timbullah terang. Setelah turun, biasanya apa?? Naik. Setelah “krisis”, biasanya apa??.....anda sudah tahukan jawabannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Nah sekarang, kalau kita sudah tahu, bahwa itu semua adalah sebuah fenomena kehidupan, yang kita harus hadapi. Kenapa mesti kuatir? Kenapa mesti strees, depresi?? bahkan ada yang sampai bunuh diri lho…..guuoblook buangeet deh. Dengan mengetahui ini adalah sebuah fenomena, sebuah hukum alam yang harus kita hadapi, kita sebenarnya harus selalu Sadar, “Aware”, “Eling” kalo orang Jawa bilang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dengan selalu meningkatkan kesadaran kita, “awareness” kita, kita tidak akan mudah diombang ambingkan oleh situasi yang terjadi dalam kehidupan. Kita tidak mudah terhanyut dalam euphoria kemenangan, maupun dalam kesedihan dan kekalahan sesaat. Karena pada waktu menghadapi sebuah situasi, kita selalu sadar, kita selalu tahu,  bahwa  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;“ahh ….inipun akan segera berlalu”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jadi semua kuncinya ada dalam diri kita, bagaimana kita mau menghadapinya, bagaimana kita mau menyikapinya? Semua kuncinya ada di pikiran kita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salah seorang guru kehidupan saya mengatakan demikian &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;“Kebahagiaan itu sebenarnya tidak ada…….nah lo…….,  yang ada hanyalah perasaan bahagia, senang itu tidak ada, yang ada adalah perasaan senang, susah itu tidak ada, yang ada adalah perasaan susah, krisis itu tidak ada, yang ada adalah …….perasaan krisis”.&lt;/span&gt; Kalau kita menganalisa pernyataan tersebut, perasaan itu adanya dimana sih? Didalam diri kita kan, diri kita siapa yang kontrol? Kita sendiri,  pikiran kita sendiri. Jadi sebenarnya, mudahkan….., tinggal kita pilih saja cara kita berpikir dan merasa,  mau berpikir dan merasa ini jaman krisis, susah, strees atau….. berpikir dan merasa inilah saatnya banyak peluang, semangat, senang, dll. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Seperti pepatah mengatakan “Hidup adalah pilihan” semuanya ada ditangan kita, tinggal kita yang menentukan.  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;So….let’s choose our choice, and it's all about to control our mind.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-5191817059228698532?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/12/its-all-about-in-our-mind-our-feeling.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/STTfgjgV57I/AAAAAAAAASk/Hcv4DGjXNRA/s72-c/1929party.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-7374441838495408339</guid><pubDate>Mon, 17 Nov 2008 06:25:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-11-17T18:28:19.076-08:00</atom:updated><title>Rahasia cara berpikir orang kaya</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/SSESTu_l03I/AAAAAAAAARw/qZnw9Ei3fFA/s1600-h/MMISeminarsituation.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 220px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/SSESTu_l03I/AAAAAAAAARw/qZnw9Ei3fFA/s320/MMISeminarsituation.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269513169241756530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Tanggal 7 – 9 November 2008 yang lalu, saya mengikuti  program seminar “Millionaire Mind Intensive” di Singapore Expo, yang di bawakan oleh &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://peakpotentials.com/"&gt;T. Harv Eker&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;, salah satu pembicara terkenal di dunia dan pengarang buku best seller &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://millionairemindbook.com/"&gt;“Secret of the Millionaire Mind”&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;. Apa yang saya pelajari dan dapatkan selama 3 hari seminar, sungguh amat luarbiasa dan berharga. Seminar ini adalah akar, dasar dari semua seminar yang pernah saya ikuti selama ini.  Seminar ini membahas apa yang menyebabkan seseorang bisa menjadi kaya, atau apa yang menyebabkan seseorang tetap miskin sepanjang hidupnya. Saya akan coba sharingkan kesimpulan dari apa yang saya dapat selama 3 hari seminar ini. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia ini selalu terdapat dua sisi,  gelap – terang, naik – turun, panas – dingin, susah – senang, maju – mundur. Demikian pula dalam hal keuangan, ada sebab, ada akibat. Sebagian besar dari kita, jika menyangkut masalah keuangan, selama ini selalu berfokus pada akibatnya (hasil akhir). Kita selalu menetapkan target, goal, tujuan keuangan kita 1 tahun kedepan, 5 tahun ke depan atau 10 tahun ke depan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kita selalu berusaha mencapai hasil akhir, sekuat tenaga, mencurahkan segenap pikiran waktu dan energi untuk mencapainya. Jika diibaratkan dengan sebuah pohon buah, akibat atau hasil akhir adalah buahnya. Dan kita selama ini selalu berfokus pada”buah” dari usaha kita. Jika “buah” yang kita harapkan tidak sesuai dengan harapan kita, “buahnya terlalu kecil”, “buahnya kurang manis”, “buahnya sedikit”, dll, biasanya kita akan semakin memberikan fokus dan perhatian yang lebih pada “buahnya” atau pada akibatnya, hasil akhirnya. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal seperti hukum sebab – akibat, buah adalah akibatnya, sedangkan sebabnya adalah bibit dan akar dari pohon buah tersebut. Apa yang tampak dipermukaan (buah, daun, bunga) diciptakan dari apa yang tidak tampak dipermukaan (bibit, akar)&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jadi kalau kita ingin mendapat buah dengan &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/SSERJ9hEggI/AAAAAAAAARo/OJe0FhLDWEo/s1600-h/MMIPoster.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 205px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/SSERJ9hEggI/AAAAAAAAARo/OJe0FhLDWEo/s320/MMIPoster.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269511901829956098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;kualitas baik, hasil akhir sesuai dengan yang kita inginkan, maka yang harus kita rubah atau perbaiki adalah bibit atau akar pohonnya. Jika kita ingin merubah yang diatas permukaan, pertama tama kita harus merubah yang ada dibawah permukaan. Kita tidak bisa merubah buah yang sudah muncul  dipohon, yang bisa kita lakukan adalah merubah buah yang belum muncul, tapi untuk itu kita harus menggali, memperkuat dan merubah kondisi perakaran pohon buah tersebut.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal keuangan, dalam diri kita, tanpa disadari sebenarnya ada software “program keuangan” yang sudah tertanam dalam pikiran bawah sadar kita. program keuangan itu terdiri dari seluruh  pemikiran, perasaan, dan tindakan kita sehubungan dengan uang. Yang semuanya kita dapat dari pengalaman dan kondisi yang terjadi di masa lalu, terutama pada masa kecil.  Kita diajarkan bagaimana berpikir, berperasaan, bertindak dalam berhadapan dengan masalah uang. Dan pelajaran pelajaran di masa kecil inilah yang menjadi program keuangan kita sekarang, yang secara otomatis bereaksi saat kita berhubungan dengan uang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Program yang ada di pikiran bawah sadar kita, menentukan cara kita mengambil keputusan, cara kita mengambil keputusan menentukan tindakan kita, yang mana tindakan kita akan menghasilkan akibat atau buah yang kita harapkan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Darimana kita memperoleh program keuangan ini, dari pengalaman masa lalu yang kita terima, dalam bentuk kata kata, pengamatan, dan kejadian khusus, dan lalu kita simpan dalam pikiran bawah sadar kita, &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kita semua pasti pernah mendengar pernyataan keliru tentang uang dari orang tua kita, saudara kita, guru kita, lingkungan kita, misalnya pernyataan bahwa “uang adalah akar dari segala kejahatan”, “orang kaya itu pelit, kikir” dll. Kita pasti pernah mengamati tingkah laku atau tindakan orang terdekat kita terhadap uang, kita pasti pernah mengalami suatu kejadian yang tidak enak sehubungan dengan uang.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dan itu semua membentuk pola pikir, perasaan dan tindakan kita terhadap uang pada masa kehidupan kita sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal semua informasi yang tersimpan dalam pikiran bawah sadar kita itu, sekarang ini sudah tidak relevan dan tidak mengandung kebenaran lagi, karena semua itu terjadinya di masa lampau.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dan yang lebih parahnya adalah, segala keputusan kita saat ini yang berhubungan dengan keuangan, entah itu pekerjaan, bisnis, tabungan, investasi atau cara kita membelanjakan uang kita, selalu didasari oleh program program masa lalu yang ada di pikiran bawah sadar kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Nah, jika kita ingin merubah situasi keuangan kita, tentunya programnya dulu yang perlu dirubah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Untuk merubah program ini, pertama tama yang harus kita lakukan adalah  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Menyadarinya&lt;/span&gt;. Sadari bahwa kita pernah mendengar, mengamati dan mengalami perkataan atau kejadian yang tidak benar mengenai uang pada masa lalu kita.   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Mengerti&lt;/span&gt;. Bagaimana program kita itu telah mempengaruhi kehidupan keuangan kita sekarang ini.    &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Patahkan belenggu masa lalu (dissasosiasi)&lt;/span&gt;. Setelah kita mengerti bahwa semua pemikiran kita ini hanyalah apa yang kita pelajari selama ini, dan itu berbeda dengan  diri kita yang sesungguhnya saat ini, maka kita harus sadari bahwa kita mempunyai pilihan untuk merubahnya.    &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Buat pernyataan atau persepsi baru (deklarasi) tentang uang.&lt;/span&gt; Misalnya : “Saya adalah magnet uang, uang mengalir dari segala sumber sumber yang tak terduga, dan saya pandai dalam mengelola serta menginvestasikan uang.” &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci dari perubahan sebenarnya adalah menyadari apapun yang terjadi pada saat ini. Dengan memiliki kesadaran yang penuh, kita akan dapat mengendalikan pikiran, perasaan, tindakan dan kehidupan kita. Sebenarnya apa sih yang disebut kesadaran itu??&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kesadaran (Awareness) adalah mengamati setiap pikiran yang timbul dan tindakan yang kita ambil, sehingga kita bisa benar benar memilih keputusan yang kita ambil berdasarkan keadaan saat ini (present moment), bukan berdasarkan pada apa yang sudah terjadi di masa lalu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Selamat menyadari program keuangan masa lalu anda dan bersiaplah untuk merubahnya, dan mendapatkan akibat atau “buah yang lebih baik”!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-7374441838495408339?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/11/rahasia-cara-berpikir-orang-kaya.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/SSESTu_l03I/AAAAAAAAARw/qZnw9Ei3fFA/s72-c/MMISeminarsituation.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-3855512351944834256</guid><pubDate>Wed, 03 Sep 2008 14:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-12-02T06:18:08.225-08:00</atom:updated><title>My Another Dream Becomes Reality</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/STU_YXUe2gI/AAAAAAAAASs/sURf_mownSk/s1600-h/Joe+at+7+Eleven2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 229px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/STU_YXUe2gI/AAAAAAAAASs/sURf_mownSk/s320/Joe+at+7+Eleven2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275192226343737858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pada waktu saya berada di US dari tahun 2001 - 2003, salah satu tempat saya belajar dan bekerja adalah &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://7-eleven.com/"&gt;7 Eleven&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Convenience Store. Disinilah saya pertama kali belajar tentang bisnis franchise sekaligus praktek menjalankannya. 7-Eleven adalah jaringan franchise convenience store atau minimarket terbesar di dunia, dengan outletnya yang hampir mencapai 30.000 outlet diseluruh dunia. Jika kita pergi ke Orchard Road di Singapura atau ke Bukit Bintang di Kualalumpur, kita juga akan banyak menemukan otlet outlet 7-Eleven bertebaran di sepanjang jalan tersebut.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu saya di 7-Eleven, pemilik outlet tempat saya bekerja adalah seorang anak muda Korean America yang memiliki 3 buah outlet 7-Eleven. Saya melihat betapa enaknya dia memiliki bisnis franchise semacam ini, hidup nyaman, tidak usah bekerja (hanya datang seminggu sekali, pada waktu payrol time), passive income, sementara penghasilannya datang, dia bisa berlibur dan bermain golf dengan teman temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbullah impian liar saya untuk mempunyai bisnis franchise seperti 7-Eleven (kenapa saya sebut impian liar, karena pada waktu itu kondisi ekonomi saya sangatlah tidak memungkinkan untuk memiliki sebuah bisnis franchise, saya masih berada di kuadran E, berada jauh berpisah dengan anak istri selama 2 tahun).  Saya sering membayangkan dan berdiskusi dengan istri, bagaimana rasanya apabila kita memiliki bisnis franchise seperti  7-Eleven ini? Pada waktu itu kita tidak tahu bagaimana caranya,darimana modalnya dan dari mana mulainya. Yang penting pokoknya berani bermimpi dulu deh....mumpung mimpi itu masih gratis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akhirnya setelah kembali ke Indo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;nesia, mulailah perjalanan kami untuk mewujudkan impian impian tersebut, dimulai dengan membangun jaringan distribusi MLM,  mendirikan franchise sekolah musik &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://www.blogger.com/http://www.purwacarakamusicstudio.com/"&gt;Purwacaraka&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;, Investasi Real Estate, distribusi sparepart AC mobil, sampai mengadakan pelatihan &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://josephrealestateinvestor.blogspot.com/"&gt;Joseph Real Estate&lt;/a&gt;&lt;a style="font-family: arial;" href="http://josephrealestateinvestor.blogspot.com/"&gt; Investor&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; (bagaimana berinvestasi di real estate tanpa modal, malah dapat modal).&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya salah satu impian sewaktu di US, untuk memiliki jaringan franchise minimarket &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/SL6ujHmF5OI/AAAAAAAAANU/ZyyOy2YAJRU/s1600-h/MOUIndomaret.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/SL6ujHmF5OI/AAAAAAAAANU/ZyyOy2YAJRU/s320/MOUIndomaret.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241818934663308514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;terwujud pada 20 Juni 2008 yang lalu. Di hari yang bersejarah ini saya dan istri menandatangani MOU dengan pak Jemmy,  Franchise Manager dari PT. Indomarco Prismatama pemilik merk &lt;a href="http://indomaret.co.id/"&gt;Indomaret&lt;/a&gt; (jaringan minimaket terbesar di Indonesia, dengan hampir 3000 outlet) untuk mengambil alih kepemilikan 2 buah outletnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kenapa akhirnya saya berhasil memiliki 2 buah outlet Indomaret. Karena beberapa tahun yang lalu saya sudah pernah membayangkan dalam imajinasi pikiran saya, sewaktu saya bekerja di minimarket 7-Eleven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah bukti dari kekuatan impian (kekuatan pikiran) apapun yang pernah kita impikan atau pikirkan, walaupun pada waktu kita bermimpi, kita masih belum tahu bagaimana cara mewujudkannya. Tetapi pikiran kita akan bekerja, mencari jalan untuk mewujudkan impian tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Maka beranilah bermimpi, dan percayalah impian kita bakal terwujud&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-3855512351944834256?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/09/my-another-dream-becomes-reality.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_rAcYkf844Ck/STU_YXUe2gI/AAAAAAAAASs/sURf_mownSk/s72-c/Joe+at+7+Eleven2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>6</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-2163410895207648339</guid><pubDate>Fri, 18 Jul 2008 03:40:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-17T21:16:16.525-07:00</atom:updated><title>Selamat jalan...............</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Terima kasih buat semua sahabat, rekan dan handai taulan yang sudah turut memberikan doa dan perhatian, pada saat wafatnya Ayahanda tercinta kami Aries Hartanto, 17 April 1947&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;- 13 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Selamat jalan papi.........I love You...........&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SIAU6g5dkrI/AAAAAAAAALk/Omn53B95rUE/s1600-h/Dad+May+you+be+happy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SIAU6g5dkrI/AAAAAAAAALk/Omn53B95rUE/s320/Dad+May+you+be+happy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224198563245691570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Sebagai ucapan terima kasih, saya ingin &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;mengutip dan membagikan sebuah syair indah tentang kehidupan yang menjadi favorit ayahanda tercinta, bahkan sampai detik detik terakhir kehidupannyapun beliau masih sering mendengarkan lagu dengan syair yang sangat indah ini :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;Do you know where you came from?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;What are you doing know?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Where do you want to go?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;We have seen the sunrise&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Now we are using up the energy from the sun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Soon the sun will be setting&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Are you ready to face the sunset?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Will you be happy or worried when the sun set?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;I will also have to face the sunset very soon.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Before that happens I want to build ‘The Pagoda” in my heart&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;“The Pagoda” will be built with loving kindness, compassion, patience, truth and understanding.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;I hope that you will also build “The Pagoda” in your heart before the sunset arrives.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;When you see “The Pagoda” wisdom will arise with happiness.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;And the sunset will be beautiful for you.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;(Buddha Sidharta Gautama)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;Syair ini mengingatkan kita semua, bahwa kehidupan ini hanyalah sementara, apapun yang kita miliki dan dapatkan selama kita hidup akan kita tinggalkan pada saatnya tiba. Hanya cinta, pikiran yang baik, perbuatan yang baik, atau amal kebajikan yang akan kita bawa pada saatnya tiba.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;“May all beings always be happy, peacefull and mindfulness”&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-2163410895207648339?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/07/selamat-jalan.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SIAU6g5dkrI/AAAAAAAAALk/Omn53B95rUE/s72-c/Dad+May+you+be+happy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-3104009169946199695</guid><pubDate>Fri, 11 Jul 2008 19:01:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-11T13:02:56.514-07:00</atom:updated><title>"UANG TERLETAK DI BALIK RASA TAKUT"</title><description>&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Ada sebuah pernyataan  yang disebutkan oleh  Gary Keller, salah seorang mentor investasi Real Estate  yang saya kagumi  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;"Uang terletak di balik rasa takut"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;. Tidak semua orang menyadarinya kebenaran pernyataan tersebut, tapi saya menyadari kebenarannya. Memang benar, rasa takut kerapkali menjauhkan kita dari impian kita, terutama terhadap hal hal yang berhubungan dengan keuangan dan investasi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Marilah kita refleksikan kehidupan kita, dan hitunglah, berapa kali rasa takut muncul menghalangi langkah kita dalam mengambil suatu tindakan investasi, dan hitunglah berapa besar kesempatan berharga yang akhirnya terlepas dari tangan kita karenanya. Dalam hal ini rasa takut tersebut berubah menjadi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;"&gt;mental block&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; yang menghalangi kesuksesan kita di masa mendatang. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;"&gt;Mental block&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; inilah yang selalu mensabotase langkah kita, pada saat kita akan melangkah menuju hal hal yang baru. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;"&gt;Mental &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;"&gt;block&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; inilah yang membuat kita berdiam diri dalam sebuah kotak. Kotak yang yang terbuat dari rasa takut, dan sebuah kotak yang sebenarnya kita buat sendiri tanpa kita sadari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: arial;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SHe6GmGPM9I/AAAAAAAAALU/SrUJaDkPhR4/s1600-h/Roni+in+action.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SHe6GmGPM9I/AAAAAAAAALU/SrUJaDkPhR4/s320/Roni+in+action.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221846915428070354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Seperti sebuah sungai yang dapat kita seberangi, rasa takutpun demikian. Sebenarnya, lebarnya "sungai ketakutan" sepanjang dan sejauh yang kita ijinkan untuk terjadi. Sekali saja kita berhasil menyeberangi "sungai ketakutan" kita, maka biasanya kita akan mendapatkan impian impian kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dan saya sebagai seorang mentor, coach, atau apapun istilahnya, menyadari akan pentingnya membantu mengatasi rasa takut, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;"&gt;mental block&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;, atau menyeberangi "sungai ketakutan" dari para peserta JREI workshop, yang biasanya menghambat mereka untuk melakukan langkah awal dalam berinvestasi di Real Estate atau Properti. Oleh karena itu sebenarnya hal yang terpenting sebelum memulai langkah awal, adalah mengatasi rasa takut atau &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial;"&gt;mental block &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dan untuk membantu para peserta, ada satu sesi simulasi yang selalu ditunggu tunggu oleh para peserta, karena mereka akan menyaksikan, mengalami dan membuktikan sendiri ke Dahsyatan dari "The Power of Mind", dan simulasi ini sebenarnya adalah simbol dari "Penghancuran mental block" mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;So, apakah kita sudah menyadari dan siap untuk menghancurkan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Mental Block&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial; color: rgb(255, 102, 0);"&gt; kita masing masing????&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-3104009169946199695?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/07/uang-terletak-di-balik-rasa-takut.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SHe6GmGPM9I/AAAAAAAAALU/SrUJaDkPhR4/s72-c/Roni+in+action.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-5389647447287818323</guid><pubDate>Thu, 10 Jul 2008 04:44:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-11T11:19:27.680-07:00</atom:updated><title>APAKAH SITUASINYA SEBURUK ITU??</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Baru saja kemarin saya membaca sebagian dari buku Joe Vitale yang berjudul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Seven Lost Secrets of Success”&lt;/span&gt;, ada sebuah ulasannya yang amat menarik dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;layak untuk kita refleksikan pada diri kita yang berjudul : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 153, 0); font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;MARI KITA HADAPI KENYATAAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Apakah anda beranggapan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;saat ini adalah masa yang sulit? Ya, ada perang, kemiskinan, depresi, resesi, ketidak pastian ekonomi, persaingan, praktik bisnis curang, dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Saya yakin bila anda membaca &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kabar dan menonton berita di TV hari ini, Anda bisa mengalami depresi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Saya yakin bila anda membuka internet dan meneliti semua orang yang menjual produk atau jasa yang sama dengan bisnis anda, anda juga merasa stress dan tidak berdaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Namun ijinkan saya mengajukan satu pertanyaan kepada anda :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;APAKAH SITUASINYA SEBURUK ITU??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Bermain mainlah dengan saya di sini … &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Bayangkan saat ini th 1902 Anda tinggal di sebuah kita kecil di &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Wyoming&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;.. ya .. &lt;st1:state st="on"&gt;Wyoming&lt;/st1:state&gt; bukan &lt;st1:city st="on"&gt;Chicago&lt;/st1:city&gt; atau &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;New York City&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Populasi &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kecil ini hanya 3000 orang, sebagian besar adalah pekerja tambang. Mereka tidak menghasilkan banyak uang. Anda bisa membayangkan apa yang mereka lakukan dengan uang itu pada hari gajian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; 22 salon di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; anda yang juga ingin mengambil uang para penambang yang di dapat dengan kerja keras dan menyediakan kredit. Namun lihatlah gambaran selengkapnya di sini…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Anda tidak memiliki telephone, fax, computer, radio, televisi atau internet. Anda tidak punya uang untuk iklan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kabar. Anda sangat miskin dengan seorang istri dan anak anak yang perlu diberi nafkah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Cita cita Anda adalah membuka toko yang menjual pakaian dengan potongan harga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dan tidak seorang pun percaya Anda bisa mencapainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Semua pemilik bisnis dan bankir, seperti juga sebagian besar keluarga dan teman, menyebut anda GILA.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Berapa besar peluang Anda untuk sukses ? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Akankah Anda mengupayakan bisnis ini ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Pikirkan … dan jujurlah pada diri Anda sendiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Akankah Anda berbisnis dalam situasi 1902 seperti itu ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Namun orang yang memiliki visi ini tak bisa dihentikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Seorang pemuda dengan sebuah visi memulai sebuah toko kecil di Wyoming,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pada th 1902 dalam kondisi seperti yang saya baru utarakan, dan terus berusaha membangun bisnis besar yang masih ada sampai hari ini.&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SHejv_1eUoI/AAAAAAAAAK0/UORDOLbFSlU/s1600-h/JCPenneystore.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SHejv_1eUoI/AAAAAAAAAK0/UORDOLbFSlU/s320/JCPenneystore.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221822337944277634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Saya sedang membicarakan &lt;a href="http://jcp.com/"&gt;JC Penney&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ya.. orang yang mendirikan department store yang bisa anda temukan di setiap &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; besar di Amerika, mencapai 1000 buah saat ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;JC Penney mulai dari nol untuk menciptakan jaringan toko yang pada awalnya bernama the Golden Rule. Dia menjadi kaya dan kehilangan semua itu, US $ 40 juta, saat Great Depression 1929, namun dia tetap melanjutkan usahanya hingga menjadi sukses lagi seperti sekarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Toko yang JC Penney dirikan di Kemmerer, Wyomning pada 14 April 1902 itu merupakan bangunan satu ruang berkerangka kayu yang terletak di antara binatu dan penginapan, jauh dari kompleks pertokoan utama yang ada di kota itu. Dia dan keluarganya tinggal di loteng toko. Sebelum memulai toko itu, Penney mempelajari &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; tersebut, orang orangnya dan kebutuhan kebutuhan mereka (memang riset pemasaran selalu terbayar).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Tokonya dinamakan the Golden Rule karena menerapkan prinsip mendasar yang dia yakini. Sebenarnya semua orang mengatakan dia akan gagal karena dia menentang penjualan barang secara kredit, namun penjualan hari pertama sebanyak US$ 464 dan tahun pertama sebesar US $ 28.898. Itu merupakan suatu visi yang hebat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Penney memimpikan jaringan toko yang tersebar di seluruh wilayah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Rocky&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Mountain&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;. Dan dia berhasil mewujudkan impiannya, bahkan jauh lebih besar dari impiannya semula.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Marilah kita refleksikan dalam kehidupan kita saat ini, yang jauh lebih mudah dari Penney, pasar yang sangat luas (jumlah penduduk yang berkali kali lipat dari jaman Penney) bagi produk dan jasa kita, alat dan sarana pemasaran yang jauh lebih canggih, ada televisi, radio, internet, koran, dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jadi kenapa kita harus strees dengan produk dan jasa sejenis, tipe pemasaran yang sejenis, cara pemasaran yang hampir sama, dll. Pasar saat ini sangat luas…..sangat besar….sangat banyak orang yang sangat membutuhkan produk dan jasa kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;So, let’s WE DREAM BIG, THINK BIG, ……BIG SUCCESS!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-5389647447287818323?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/07/apakah-situasinya-seburuk-itu.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SHejv_1eUoI/AAAAAAAAAK0/UORDOLbFSlU/s72-c/JCPenneystore.JPG' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-8228382607771339903</guid><pubDate>Wed, 18 Jun 2008 20:29:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-06-18T14:18:22.954-07:00</atom:updated><title>SUKSES = MEMBANTU ORANG LAIN CAPAI IMPIANNYA</title><description>&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Walaupun baru selesai mengikuti JREI workshop di akhir bulan Maret, tetapi alumni JREI yang satu ini memang spektakuler. Dalam jangka waktu kurang dari 3 bulan, Pak Oky sudah berhasil mengakuisisi 2 properti yang nilainya hampir 3 Milyar dan sekarang sedang dalam proses&lt;br /&gt;m&lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SFl2F1mgdeI/AAAAAAAAAJA/7xQpsdcQ4W8/s1600-h/Picture+101.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SFl2F1mgdeI/AAAAAAAAAJA/7xQpsdcQ4W8/s320/Picture+101.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213327886318073314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;engakuisisi propertinya yang ke 3, sehingga jika berhasil maka keseluruhan nilai aset properti yang berhasil di akuisisinya setelah mengikuti JREI &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;workshop lebih dari 5 Milyar,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;hanya dalam waktu yang sangat singkat, 3 bulan saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="font-family: arial;" face="arial" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;" face="arial" class="MsoNormal"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: arial;" face="arial" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" face="arial" class="MsoNormal"&gt;Saya sebagai JREI Coach, sangat senang, bangga dan bahagia melihat kesuksesan para alumni dari JREI workshop, karena memang itulah tujuan saya semula mengadakan pelatihan investasi real estate, agar semua ilmu yang diajarkan selama 2 hari dapat merubah mindset orang dalam melakukan investasi real estate secara cepat, mudah, aman dengan resiko/modal sedikit mungkin atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tanpa modal, bahkan kalau bisa malahan beli real estate dapat uang. Karena salah satu arti &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;kesuksesan bagi saya adalah ketika saya berhasil membantu orang lain mencapai impian mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p face="arial" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p face="arial" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Pada waktu sharing rahasia kesuksesannya yang spektakuler di hadapan 37 orang peserta &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;JREI workshop di Jakarta kemarin &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tgl 14-15 Juni 2008, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pak Oky mengatakan bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;faktor keberhasilannya dikarenakan, yang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;pertama adalah langsung action&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, hunting hot deal di lapangan, setelah selesai mengikuti JREI workshop. Yang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;kedua adalah, 110% menerapkan ilmu yang diajarkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;. Lho kok 110%, iya benar....., 100% ilmu JREI ditambah 10% kreatifitas di lapangan. Yang &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ketiga adalah dukungan moril dari seorang coach/mentor&lt;/span&gt; (ah jadi Ge...er.. nih), tapi memang begitulah kenyataannya, seperti yang selalu dikatakan oleh &lt;a href="http://richdad.com/"&gt;Robert  T  Kiyosaki&lt;/a&gt;,  "Sukses akan lebih mudah kita raih, jika kita mempunyai seorang mentor"&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Memang benar apa yang di katakan pak Oky, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pada waktu kita hunting hot deal di lapangan, selain ilmu yang sudah didapat dari JREI, juga diperlukan kreatifitas dan kejelian melihat hal hal yang dapat kita ubah untuk menambah cashflow properti tersebut&lt;/span&gt;. Karena terkadang hot deal yang kita temukan cashflownya negatif, sehingga diperlukan kreatifitas tambahan agar cashflow dari properti yang kita akuisisi menjadi cashflow positif.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SFl2-uR-4SI/AAAAAAAAAJI/Hl-zS6jCg5A/s1600-h/Oky+sharing.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SFl2-uR-4SI/AAAAAAAAAJI/Hl-zS6jCg5A/s320/Oky+sharing.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5213328863605481762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Dan memang itulah yang pak Oky terapkan, karena properti pertama yang di akuisisinya adalah sebuah ruko dengan bisnis restaurant diatasnya yang sudah berjalan 6 tahun, begitu diakuisisi, pak Oky langsung merubah image dan brand restaurant tersebut sehingga jauh lebih menarik dan membuat omset restaurant menjadi bertambah besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Pada property kedua pak Oky berhasil mendapatkan cashback yang lumayan besar nilainya sekitar 300 jutaan, beliau juga melakukan beberapa penambahan fasilitas yang membuat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cashflow dari properti tersebut naik menjadi 200%.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Nah mari kita nantikan sambil berdoa agar proses akuisisi property pak Oky yang ke tiga berjalan lancar, sehingga pak Oky dapat sharing kembali pada JREI workshop yang akan datang dan menjadi inspirator bagi rekan rekan alumni JREI yang lain. Oh ya, sedikit bocoran, property ke tiga yang akan pak Oky akuisisi adalah sebuah gedung dengan bisnis yang sudah berjalan diatasnya, yaitu bisnis pendidikan. Dan ini membuktikan bahwa ilmu yang yang diajarkan JREI workshop bisa diterapkan tidak hanya pada properti hunian, tapi juga properti komersial.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Pak Oky adalah salah satu dari beberapa alumni JREI workshop yang sudah berhasil. Karena kemarin saya baru saja pulang dari Banjarmasin untuk survey sebuah penawaran hot deal property yang sangat menarik, dan saya sempat bertemu dengan pak Yusuf, salah seorang alumni JREI di Jogya bulan lalu 17-18 Mei 2008, yang juga sama spektakulernya dengan pak Oky, karena belum sebulan sudah berhasil membeli sebuah properti seharga 500 juta dan mendapat cash back 400 jutaan, karena kredit yang dikucurkan oleh bank senilai 900 juta. Dan pak Yusuf juga mengatakan kesuksesannya adalah 100% hasil dari menerapkan ilmu yang diajarkan selama 2 hari&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di JREI workshop.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Dan dalam waktu dekat ini, saya yakin akan segera menerima kabar gembira dari beberapa alumni JREI lainnya, karena mereka saat ini sedang pada tahap coaching intensif dengan saya pribadi dalam proses akuisisi properti dan pembiayaan perbankannya.&lt;/span&gt;&lt;o:p style="font-family: arial;"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);font-family:arial;" &gt;Selamat pak Oky dan pak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);font-family:arial;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);font-family:arial;" &gt;Yusuf, anda berdua memang layak dapat Bintang! Two Tumbs Up for both of You!&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-8228382607771339903?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/06/sukses-bantu-orang-lain-capai-impiannya.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SFl2F1mgdeI/AAAAAAAAAJA/7xQpsdcQ4W8/s72-c/Picture+101.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-5567882657223083864</guid><pubDate>Wed, 04 Jun 2008 04:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-07-07T20:45:42.294-07:00</atom:updated><title>Apa perbedaan REAL ESTATE dan PROPERTI??</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Akhir akhir ini banyak teman yang menanyakan&lt;i&gt; “pak Joseph, apa sih bedanya antara real estate dan properti, kok bapak menyebut pelatihannya JREI (Joseph real estate investor), sedangkan sebagian juga ada yang menggunakan istilah properti investor?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Kalau saya lagi malas jawab, biasanya jawaban saya adalah&lt;i&gt; : &lt;span&gt;“Saya hanya mengikuti para real estate investor kelas dunia sekaligus juga guru guru saya yang lebih memilih menggunakan istilah real estate investor di banding properti investor, seperti &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://robertgallen.com/"&gt;Robert G. Allen&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://richdad.com/"&gt;Robert T. Kiyosaki&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://dolfderoos.com/"&gt;Dolf De Roos&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://mccompanies.com/"&gt;Ken Mc Ellroy&lt;/a&gt; dan banyak lagi lainnya. Mereka lebih banyak menggunakan istilah real estate investor dibanding properti investor, makanya saya ikut mereka aja deh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SEbJUziqBLI/AAAAAAAAAIw/A2VQbpBqQig/s1600-h/House.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SEbJUziqBLI/AAAAAAAAAIw/A2VQbpBqQig/s200/House.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208071378370692274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Tapi kalau didalam kelas JREI Workshop saya akan menjelaskan secara lengkap, seperti ini :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebenarnya istilah REAL ESTATE dan PROPERTI&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;memiliki&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;satu arti yang sama dan secara sederhana menunjuk pada &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;BANGUNAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;BANGUNAN &lt;/b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;memiliki arti  "&lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;semua bentuk bangunan fisik baik yang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;permanen, semi permanen ataupun sementara, beserta tanah dimana bangunan tersebut didiri&lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;kan"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;REAL ESTATE&lt;/span&gt; &lt;/b&gt;berasal dari Bahasa Inggris, yang asal katanya  berasal dari bahasa Spanyol. REAL = ROYAL = kerajaan.  REAL ESTATE = adalah sebagai suatu kawasan tanah yang dikuasai oleh raja, bangsawan dan landlord (tuan tanah pada jaman feodal diabad pertengahan), atau singkatnya properti milik kerajaan.  (lihat  :  "The  Cash Flow Quadrant"  by Robert T Kiyosaki halaman  146)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;PROPERTI&lt;/b&gt; berasal dari kata aslinya dalam bahasa Inggris, yang arti sebenarnya adalah   hak dan kepemilikan atas suatu tanah dan bangunan diatasnya. (lihat : "Kamus Inggris Indonesia" karangan John M. Echols atau lainnya)&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p style="font-style: italic;"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;angat j&lt;span style=""&gt;elas disini baik kata real estate maupun properti&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;memiliki  pengertian yang sama, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yaitu &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 153, 0);"&gt;hak kepemilikan atas tanah dan bangunan yang didirikan diatasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Belakangan ini di masyarakat telah terjadi pergeseran arti, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Real Estate lebih diartikan suatu kompleks perumahan yang memiliki lingkungan yang tertata rapi. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jika kita menyebut &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kata “real estate”, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;maka masyarakat umumnya akan membayangkan suatu kawasan perumahan yg luas dan indah, contohnya adalah kawasan kota mandiri karya grup developer besar seperti Sinar Mas, Ciputra, Lippo, Bakrie, dll&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sedangkan&lt;b style=""&gt; P&lt;span style=""&gt;roperti pengertiannya lebih mengarah kepada suatu bangunan  atau komplek&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bangunan&lt;/span&gt;, misal sebuah rumah sehat sederhana - RSS, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;atau sebuah rumah mewah dengan halaman seluas ribuan meter dan harga puluhan milyar rupiah, atau sebuah ruko 4 lantai, atau sebuah gedung perkantoran setinggi 48 lantai, atau  sebuah komplek mall, trade center dan apartemen atau sebuah komplek&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;resort hotel, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dll. Sehingga properti lebih diartikan pada suatu bangunan yang lebih banyak pada komposisi bangunannya itu sendiri dibanding tanahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12;"  &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jadi bisa disimpulkan bahwa Real Estate dan Properti memiliki arti yang sama, tetapi belakangan ini real estate mempunyai arti  yang lebih luas dibanding properti. Jadi mau menggunakan istilah Real Estate Investor atau Properti Investor terserah anda, tapi kalau saya pribadi sih .....lebih memilih mengikuti para pakar real estate kelas dunia aja ahhh......sepertinya lebih gimana gitu......&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-5567882657223083864?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/06/apa-perbedaan-real-estate-dan-properti.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SEbJUziqBLI/AAAAAAAAAIw/A2VQbpBqQig/s72-c/House.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-5717071459830747693</guid><pubDate>Mon, 02 Jun 2008 17:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-06-03T20:04:03.412-07:00</atom:updated><title>PROPERTI  TIDAK MEMBUAT ANDA KAYA!!!</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Ya, anda tidak salah baca judul diatas. Memang terdengar tidak masuk akal dan kontroversial.. tapi itulah kenyataan yang saya rasakan dan alami.. beberapa kali saya membeli&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(“berinvestasi”)  real estate di tahun 1994,&lt;span style=""&gt; 1995 dan 1996   &lt;/span&gt;tapi ternyata saya tidak menjadi kaya…malahan saya mengalami kerugian yang cukup besar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan ternyata pendapat saya tersebut disetujui oleh Robert T. Kiyosaki dalam buku terbarunya yang saya beli beberapa waktu yang lalu “Increase Your Financial IQ” (sayang belum ada terjemahannya dalam bahasa &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SEQ44LR47XI/AAAAAAAAAIQ/782RXk194xo/s1600-h/Financial+IQ.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SEQ44LR47XI/AAAAAAAAAIQ/782RXk194xo/s400/Financial+IQ.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207349606898789746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:387pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\user\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jadi berhati hatilah dalam membeli atau investasi di real estate, karena salah salah bukan kita tambah kaya, malah kerugian besar menanti. Nah apa yang seharusnya kita lakukan jika kita ingin menjadi kaya dengan membeli real estate ???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Sebelum kita membeli real estate, pertama tama yang harus kita lakukan adalah meningkatkan finansial IQ kita.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena yang membuat kita kaya bukanlah real estate nya, tetapi kecerdasan finansial kitalah yang membuat investasi real estate kita berhasil dan membuat kita menjadi semakin kaya bahkan bisa pensiun dan mendapatkan pasif income. Nah menurut Robert T Kiyosaki, tingkat kecerdasan finansial seseorang diukur dengan financial IQnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Terdapat 5 dasar Finansial IQ yang harus kita miliki, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt; &lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;IQ untuk menghasilkan uang lebih banyak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;IQ untuk melindungi nilai uang yang sudah      didapat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;IQ untuk menganggarkan penggunaan uang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;IQ untuk menggunakan daya ungkit uang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;IQ untuk meningkatkan informasi keuangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Untuk berhasil dan sukses dalam berbisnis dan investasi real estate, adalah mutlak kita membutuhkan kecerdasan keuangan. Semakin tinggi tingkat kecerdasan keuangan kita, maka makin tinggilah penghasilan kita, dan makin kayalah kita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jadi sebelum anda berinvestasi di real estate, tingkatkan terlebih dahulu kecerdasan financial anda, pelajari dulu cara caranya, cara berinvestasi yang aman, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;cara mengungkit kekuatan uang anda dengan meminjam uang di bank tapi dengan cara yang aman, cara mencari dan memilih real estate yang langsung untung pada saat kita beli.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Hal ini sangatlah sejalan apa yang saya lakukan sekarang. Setelah saya berhasil meningkatkan finasial IQ saya, barulah saya berhasil melakukan investasi di real estate. Sehingga sekarang saya berhasil membeli beberapa real estate, tanpa mengeluarkan uang dari kantong sendiri, bahkan mendapat uang, dan tanpa harus memikirkan angsuran bulanannya, karena sudah ada yang bayari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Dan hal ini jugalah yang selalu saya ajarkan dalam workshop JREI (Joseph Real Estate Investor), bahwa sebelum berinvestasi di real estate, kita harus menggunakan kecerdasan financial, kita harus &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pergunakan kedua otak kita kanan dan kiri dengan seimbang, tidak bisa hanya pakai otak kanan saja lho!!..…kita harus mampu menganalisa apakah real estate yang kita beli ini akan menghasilkan uang buat kita baik dari cash flow maupun dari capital gain, bagaimana real estate yang kita beli ini bisa kita peroleh tanpa kita mengeluarkan uang sepeserpun malah dapat uang (yang ini bener bener enak lho…dapat real estate…..dapat uang lagi…), bagaimana bank menilai kita sehingga aplikasi kredit kita pasti disetujui… bagaimana memilih real estate yang akan membuat kita semakin kaya dan mendapat pasif income.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;So, mulailah untuk selalu berusaha meningkatkan Finansial IQ dan kecerdasan financial anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-5717071459830747693?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/06/properti-tidak-membuat-anda-kaya.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SEQ44LR47XI/AAAAAAAAAIQ/782RXk194xo/s72-c/Financial+IQ.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-1878365125068290558</guid><pubDate>Mon, 26 May 2008 20:14:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-26T13:28:03.496-07:00</atom:updated><title>JREI Jogya, kontribusi untuk 22 kota sekaligus</title><description>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Luarbiasa&lt;/span&gt;.... &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dahsyat&lt;/span&gt;..... Hanya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;kalimat ini yang bisa terucapkan atas hasil dari workshop JREI (Joseph Real Estate Investor) di Jogyakarta 24-25 Mei 2008 kemarin. Hati ini sangat senang dan bahagia sekali, karena dapat membagikan &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SDsbVbR47OI/AAAAAAAAAGo/YLksTOpnjis/s1600-h/JREI+Coach+4+blog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SDsbVbR47OI/AAAAAAAAAGo/YLksTOpnjis/s320/JREI+Coach+4+blog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204783849270734050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;kepada banyak orang ilmu berinvestasi di Real Estate dan ber-hutang di bank secara sangat mudah, detail dan sisti&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;matis sekali, sehingga &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ilmu yang luarbiasa ini sekarang dapat dipraktekkan oleh semua orang yang ingin maju, sukses, mencapai kebebasan keuangan sekaligus pensiun dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;memiliki pasif income, tapi selama ini tidak tahu caranya atau salah mengaplikasikannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan workshop JREI ini juga bisa dikatakan sebagai bentuk kontribusi kami kepada masyarakat dan bangsa Indonesia, dalam wujud pendidikan dibidang berinvestasi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Real Estate atau Properti melalui hutang bank secara aman dan benar.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Diikuti oleh hampir 40 orang peserta yang berasal dari 22 kota di Indonesia &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SDsR67R47MI/AAAAAAAAAGY/iQsvlUBCO8s/s1600-h/JREI+Jogya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SDsR67R47MI/AAAAAAAAAGY/iQsvlUBCO8s/s320/JREI+Jogya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204773498399550658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(Medan, Pekanbaru, Tegal,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Semarang, Kebumen, Wonosobo, Magelang, Jogyakarta, Solo, Tulungagung, Kediri, Ponorogo, Sidoarjo, Surabaya, Malang, Bali, Banjarmasin, Samarinda, Balikpapan, Pontianak, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kotabaru-Kalsel, Palangkaraya).&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Seluruh peserta sangat puas, gembira, termotivasi dan tidak sabar untuk segera mempraktekkan ilmunya untuk segera mendapatkan investasi Real Estate / properti tanpa modal, tanpa harus membayar angsurannya, bahkan mendapat uang untuk modal usaha. Bahkan ada peserta yang mengatakan, kenapa tidak dari dulu ada workshop JREI ini, sehingga dia tidak melakukan kesalahan investasi Real Estate seperti yang dia lakukan selama ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika JREI Jakarta di bulan Maret diikuti oleh salah satu Mentor Favorit EU (Entrepreneur University) dan sekaligus juga pengusaha dan Pembicara Publik yaitu bapak Ir. Budi Utojo. JREI Jogya kali ini diikuti oleh salah satu mentor EU terkenal sekaligus pengusaha muda berumur 25 tahun yang &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SDsXPbR47NI/AAAAAAAAAGg/mG2kC_lQRW4/s1600-h/JREI+Jogya+24-25+Mei+2008+068.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SDsXPbR47NI/AAAAAAAAAGg/mG2kC_lQRW4/s320/JREI+Jogya+24-25+Mei+2008+068.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204779348145007826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;sangat luarbiasa, penerima The Young Entrepreneur Award 2007 dari Bank Mandiri, pemilik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; ratusan outlet franchise makanan dengan brand &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.babarafi.com/"&gt;BABA RAFI&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; yaitu bapak Hendy Setiono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bahkan JREI Jogya inipun dihadiri oleh Bintang tamu, salah satu mentor pendiri EU sekaligus mentor spiritual EU yang selama ini selalu mengingatkan kita semua di komunitas EU, untuk selalu menyeimbangkan antara harta materi duniawi dengan tabungan kita untuk di akhirat nantinya, wejangan wejangannya selalu menyejukkan hati dan kepala kita yang terkadang panas oleh gemerlapnya harta duniawi, yaitu pak Ndung Soetrisno, terima kasih pak Ndung atas doa restu dan kehadiran bapak di JREI Jogya. Terima kasih juga atas bonus yang didapat oleh sebagian besar peserta JREI dengan metode Zikir dan Relaksasinya di hari pertama, sehingga hilang semua "Mental Block" kami.&lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari kedua, kami kedatangan 4 orang tamu peninjau dari tim Event Organizer Temnas EU di Solo bulan lalu, sekaligus juga pemilik Entrepreneur School yang bermuatan sosial sangat tinggi yaitu pak Hasmaidi, pak Hariyo, pak Ridwan dan pak "maaf saya lupa nama anda".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kami sangat bersyukur dan berterimakasih atas terselenggara dengan sukses JREI Jogya ini kepada Sang Pencipta, kepada seluruh peserta atas kepercayaannya pada kami dan kepada semua pihak yang sudah mendukung terselenggaranya acara ini sejak awal pendaftaran peserta, pak Wingky Waluyo, pak Achmad Mubarok, pak Yan Ryan, pak Daniel, pak Alex.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan tak lupa juga kami ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya pada Grand Mentor kami pemilik &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://primagama.co.id/"&gt;Primagama&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; group sekaligus juga pendiri dan pemilik EU, pak Purdi E Chandra atas dukungan semangat, moril dan doa restunya, sehingga dapat diselenggarakannya workshop JREI ini. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai jumpa di workshop kami selanjutnya,  JREI workshop, Solo 7-8 Juni 2008. &lt;/span&gt;    &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ONE GREAT DEAL, WILL CHANGE OUR LIFE FOREVER. IT'S ONLY A MATTER OF PASSION, KNOWHOW AND PERSISTENCE ACTION"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  Joseph Hartanto&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;      &lt;span class="post-author vcard"&gt; Posted by &lt;span class="fn"&gt;Joseph Hartanto&lt;/span&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-timestamp"&gt; at &lt;a class="timestamp-link" href="http://josephrealestateinvestor.blogspot.com/2008/05/jrei-jogya-kontribusi-untuk-22-kota.html" rel="bookmark" title="permanent link"&gt;&lt;abbr class="published" title="2008-05-26T10:02:00-07:00"&gt;10:02 AM&lt;/abbr&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="star-ratings"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-1878365125068290558?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/05/jrei-jogya-kontribusi-untuk-22-kota.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SDsbVbR47OI/AAAAAAAAAGo/YLksTOpnjis/s72-c/JREI+Coach+4+blog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-348790308727800696</guid><pubDate>Thu, 17 Apr 2008 06:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-05-28T05:45:55.976-07:00</atom:updated><title>Joseph Real Estate Investor  Club</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SBc26SZmeEI/AAAAAAAAAFs/cQ_wcivenqA/s1600-h/Real-Estate-Investor-Club+4+web.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SBc26SZmeEI/AAAAAAAAAFs/cQ_wcivenqA/s320/Real-Estate-Investor-Club+4+web.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194681070194686018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sabtu 29 Maret 2008 adalah salah satu hari yang bersejarah bagi saya, salah satu impian saya kembali berhasil saya wujudkan. Impian untuk membagikan ilmu, yang akan membantu orang lain untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mencapai impian mereka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hari ini telah berlangsung dengan sukses, jadwal pelatihan JREI (Joseph Real Estate Investor) yang pertama, dan menghasilkan lulusan sebanyak 30 orang. Bertempat di Hotel Grand Flora, Kemang, Jakarta Selatan. Para peserta pelatihan terlihat sangat antusias dalam menyerap ilmu yang diajarkan dan mereka sangat bersemangat untuk segera mempraktekkannya, hunting real estate Hot Deal dan segera mendapatkan asset property produktif tanpa keluar uang sepeserpun, tanpa pusing mikirin bayar angsurannya, malahan dapat uang. Kok bisa???? Ya jelas bisa dong, Asal……..kita tahu caranya. Dan apa yang saya ajarkan ini bukan sekedar teori&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SD1SUbR47UI/AAAAAAAAAHg/hKDHgojnW8g/s1600-h/Interactive+coaching2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SD1SUbR47UI/AAAAAAAAAHg/hKDHgojnW8g/s320/Interactive+coaching2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5205407255183813954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; saja, tapi merupakan teori yang yang sudah diaplikasikan dan terbukti berhasil berkali kali saya lakukan, bahkan beberapa teman sayapun sudah berhasil mempraktekkannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/USER/LOCALS%7E1/TEMP/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/USER/LOCALS%7E1/TEMP/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/USER/LOCALS%7E1/TEMP/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:13;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Makanya mereka terlihat sangat antusias sekali. Terlihat kegembiraan di wajah mereka, karena mereka benar benar mendapatkan suatu ilmu yang baru dan bermanfaat bagi masa depan mereka, sekarang bagi mereka mewujudkan impian untuk memiliki aset property produktif, atau mesin ATM, adalah hal yang sangat mungkin mereka wujudkan dalam waktu dekat. Dan saya sangat yakin tidak lebih dari 3 bulan ke depan, sudah akan ada beberapa peserta pelatihan ini yang berhasil dan sukses. Saya doakan semoga impian impian mereka dapat segera terwujud. Dan tentunya akan saya support mereka terus menerus melalui konsultasi yang akan dilakukan sepanjang perjalanan mereka sampai mendapatkan Hot Deal....... Welcome to The Club ..... Real Estate Investors&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-348790308727800696?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/04/joseph-real-estate-investor-club_8913.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/SBc26SZmeEI/AAAAAAAAAFs/cQ_wcivenqA/s72-c/Real-Estate-Investor-Club+4+web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-700777696124502979</guid><pubDate>Sun, 17 Feb 2008 17:33:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-17T11:19:13.331-08:00</atom:updated><title>THE LOA start to work again in my life.</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;Kemarin Sabtu 16 Februari, saya mengikuti sebuah forum diskusi tentang Stock Investing atau investasi saham. Kebetulan salah satu profil pembicaranya pak Veter, cocok sekali dengan wealth profile saya yang seorang Accumulator (berdasarkan teorinya &lt;a href="http://www.wealthdynamics.org/"&gt;Roger &lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.wealthdynamics.org/"&gt;Hamilton&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" face="arial"&gt;Nah, setelah sesi pak Veter selesai, saya dekati dia dan ajak diskusi mengenai teori value investing nya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.berkshirehathaway.com/"&gt;Warren Buffet&lt;/a&gt;. Pembicaraan berkelanjutan sampai akhirnya terungkap bahwa pak Vete&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/R7iHSQ8CDdI/AAAAAAAAAEQ/5crc-cMk8Zs/s1600-h/High+Rise+Building+in+KL.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/R7iHSQ8CDdI/AAAAAAAAAEQ/5crc-cMk8Zs/s200/High+Rise+Building+in+KL.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168029320261799378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;r adalah mantan corporate banker di sebuah bank papan atas yang menangani penyaluran kredit minimal di atas 30 milyar. AHA, peristiwa kebetulan seperti inilah yang saya cari selama ini, langsung saja saya ungkapkan bahwa salah satu Big Dream saya selama ini untuk membeli&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gedung perkantoran di daerah segitiga emas Jakarta, atau hotel. Saya ungkapkan juga pada beliau bahwa saya selama ini sudah 4 tahun menjadi klien bank tempat dia pernah bekerja, dan saat ini saya sudah memiliki beberapa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;rental property dengan bantuan kredit dari bank tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" face="arial"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" face="arial"&gt;Dan beliau memberikan beberapa saran dan strategi yang semakin mendekatkan Big Dream saya untuk membeli office building atau hotel menjadi kenyataan. Dengan saran dan strategi yang beliau ajarkan, saya semakin yakin bahwa, impian saya untuk membeli office building atau hotel adalah sangat mungkin dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan segera terwujud.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;So let applied the knowledge and take action, so the Dream will come true.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-700777696124502979?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/02/loa-start-to-work-again-in-my-life.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/R7iHSQ8CDdI/AAAAAAAAAEQ/5crc-cMk8Zs/s72-c/High+Rise+Building+in+KL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>4</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-940283885399612547</guid><pubDate>Sun, 17 Feb 2008 17:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-17T11:30:22.139-08:00</atom:updated><title>CIA YOU, Maju terus pantang menyerah!</title><description>&lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;Awal bulan Februari yang lalu, saya baru saja road show mentoring&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;EU (&lt;st1:place&gt;&lt;st1:placename&gt;Entrepreneur&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype&gt;University&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;) di 5 &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; berturut turut dari hari Selasa 29 Januari 2008 – Sabtu 2 Februari 2008. Mulai dari &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Cirebon&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Tegal, Purwokerto sampai terakhir Magelang.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/R7iKSg8CDeI/AAAAAAAAAEY/QGwI-KMmfvY/s1600-h/EU+Tegal2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/R7iKSg8CDeI/AAAAAAAAAEY/QGwI-KMmfvY/s320/EU+Tegal2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168032623091650018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="font-family: arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:arial;"&gt;Sampai di Jakarta kembali Senin pagi 4 Februari 2008.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Selama 2 hari Senin-Selasa, kerjaan saya cuma tidur saja seharian, badan ini rasanya lelah sekali. Yah bagaimana tidak lelah, mentoring dilakukan 5 hari berturut turut dari jam 7&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sampai jam 11 malam, tapi para peserta biasanya tidak semuanya langsung pulang, mereka berkonsultasi dengan saya tentang bisnis mereka, bahkan terkadang sampai jam 3 subuh. Besoknya saya harus segera berangkat ke &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; berikutnya, oh ya, because I like to drive, maka dalam road show inipun saya memilih untuk menyetir mobil saya sendiri (untungnya mobilnya sangat nyaman untuk perjalanan jauh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p  class="MsoNormal" style="font-family:arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p face="arial" class="MsoNormal"&gt;Apa yang membuat saya mau melakukan road show ini?, walaupun sebagai seorang mentor EU, saya tidak punya kewajiban untuk road show ini, saya bisa saja menolaknya. Bukan masalah honornya yang membuat saya menerimanya, karena honornya tidaklah seberapa.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi sejak awal saya menerima tugas sebagai mentor di EU, saya sudah menetapkan ini adalah bagian dari kontribusi saya terhadap masyarakat, ini adalah ibadah, pelayanan. Jika 10% saja dari peserta mentoring yang berubah hidupnya karena sharing saya, itu merupakan kebahagiaan yang luarbiasa bagi saya. Mereka akan berubah dari seorang karyawan menjadi seorang entrepreneur, dari seorang entrepreneur menjadi entrepreneur yang tangguh dan amanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p face="arial" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Banyak hal yang bisa diceritakan dalam road show ini, tapi ada 2 peristiwa yang amat berkesan dan akan saya ceritakan berhubungan dengan judul diatas. Yang pertama yaitu di Tegal, ada salah seorang peserta, seorang ibu dengan pakaian yang sangat sederhana, datang mendaftar ikut EU dan membayar tunai sebesar 2 juta rupiah dengan tumpukan uang lembaran seribu yang sudah lusuh lusuh. Dan pada waktu dia memperkenalkan diri latar belakangnya didepan kelas, saya dapat mengambil kesimpulan bahwa tumpukan uang seribuan itu adalah hasil tabungannya dia beberapa bulan di celengan rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;Yang kedua, di Purwokerto, saya sempat berbincang cukup lama dengan salah seorang anak muda usia 30an tahun. Dan ternyata dia seorang pengusaha hasil bumi dan toko retail dari sebuah desa kecil &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sekitar 1 jam dari Purwokerto, nama desanya Susukan. Yang luarbiasa adalah anak muda ini beberapa tahun yang lalu pernah menjadi tukang batu, supir truk ayam dan supir metromini di Jakarta, dan saat ini walaupun dia berasal dari sebuah desa kecil yang baru pertama kali saya dengar, tapi dia pernah ikut seminarnya Clemen Chiang (pakar Stock Option Trading dari Singapore) dan Fabian Lim (pakar Internet Marketing dari Singapore) juga dia sudah baca itu buku2 seperti The Secret, Robert Kiyosaki, Donald Trump, dll. Dan yang lebih gila lagi dia baru saja rugi dalam transaksi Forex senilai 50 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saya sungguh mengagumi dan salut pada semangat dari kedua orang ini, bahkan saya banyak belajar dari 2 orang ini tentang semangat untuk maju. Tidak peduli apapun kondisi mereka tapi mereka tetap mempunyai semangat belajar yang tinggi untuk berubah, untuk lebih maju lagi. Dalam bahasa Mandarinnya di sebut CIA YOU. Maju terus, pantang menyerah. Selamat teman, anda berdua layak dapat bintang, Two Tumb Ups for You!!&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt; CIA YOU, CIA YOU!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-940283885399612547?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/02/cia-you-maju-terus-pantang-menyerah.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/R7iKSg8CDeI/AAAAAAAAAEY/QGwI-KMmfvY/s72-c/EU+Tegal2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-2847630433983466075</guid><pubDate>Sun, 17 Feb 2008 15:45:00 +0000</pubDate><atom:updated>2008-02-17T11:43:26.940-08:00</atom:updated><title>HIDUP ADALAH SEBUAH PILIHAN</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhir akhir ini saya sering sekali mendengar kalimat "Hidup adalah sebuah pilihan" Bahkan sudah 2 orang yang saya kagumi yang mengatakannya . Yang pertama dari seorang yang memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan profesional sebagai expatriate di negara tetangga dengan salary yang tinggi untuk ukuran Indonesia, demi untuk merealisasikan salah satu tujuan hidupnya, yaitu mempunyai waktu lebih banyak untuk kegiatan sosial, melayani demi kebahagiaan seluruh makhluk hidup, yaitu Handaka Vijjananda dari&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 0, 153);" href="http://www.ehipassiko.net/"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Ehipassiko Foundation&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan yang kedua saya mendengarnya hari ini, dari seorang pemilik perusahaan konglomerat di bidang energi, yaitu Hilmi Panigoro, CEO dari&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 102, 0);" href="http://www.medcoenergi.com/"&gt;PT. Medco Energi International Tbk&lt;/a&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 102, 0);" href="http://www.medcoenergi.com/"&gt;.&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt; &lt;/span&gt;Dalam pesan singkatnya setelah pertemuan diskusi kami dalam acara buka puasa bersama di rumah beliau dalam&lt;a style="color: rgb(255, 102, 0);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/R7hZ6Q8CDZI/AAAAAAAAADw/EHZrVWwH-7c/s1600-h/Me%26MrHilmi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/R7hZ6Q8CDZI/AAAAAAAAADw/EHZrVWwH-7c/s320/Me%26MrHilmi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5167979429921688978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; bulan Ramadhan, 5 Oktober 2007.&lt;br /&gt;Beliau mengatakan bahwa dalam kita mengambil sebuah keputusan bisnis atau manajemen, bukan masalah benar atau salahnya. &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Tetapi apa yang kita lakukan untuk membuat keputusan itu menjadi benar, yaitu lakukan dengan passion, persistence dan perseverance.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Seandainya akhirnya keputusan bisnis yang kita ambil itu belum berhasil, kita memutuskan bahwa keputusan itu salah atau benar, itu adalah sebuah pilihan. Jika kita memilih untuk memutuskan bahwa keputusan yang belum berhasil itu salah, maka penilaian kita akan berhenti sampai disitu saja, demikian juga prosesnya akan berhenti. &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Tetapi walaupun keputusan bisnis tersebut belum memperlihatkan hasil, tetapi kita tetap melaksanakannya dengan penuh passion, persistence dan perseverance, maka lambat laun keputusan bisnis yang sudah kita ambil tersebut akan menampakkan hasilnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jadi bukan masalah benar atau salah, tapi masalah pilihan. Life is about a choice.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-2847630433983466075?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2008/02/sebulan-terakhir-ini-saya-mendengar.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/R7hZ6Q8CDZI/AAAAAAAAADw/EHZrVWwH-7c/s72-c/Me%26MrHilmi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-1514085514247955237</guid><pubDate>Sun, 26 Aug 2007 02:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-08-25T21:01:44.884-07:00</atom:updated><title>I  AM  A MONEY MAGNET</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/RtDtldBj2KI/AAAAAAAAACA/zjAtuclbqAc/s1600-h/I+am+a+money+magnet.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/RtDtldBj2KI/AAAAAAAAACA/zjAtuclbqAc/s320/I+am+a+money+magnet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5102839605512886434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SAYA ADALAH MAGNET UANG&lt;/span&gt;.   WOW….. sebuah pernyataan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang luarbiasa. Kita semua tentunya amat sangat menginginkan sekali menjadi magnet uang, bohong besar kalau ada orang yang mengatakan dirinya tidak ingin menjadi seorang magnet uang.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;Dengan membayangkannya saja, kita semua dapat merasakan, betapa indahnya dunia ini, kalau dimana saja, kapan saja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(sayangnya tidak seperti iklan sebuah minuman yang menambahkan dengan “siapa saja”)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita selalu dikejar kejar uang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;Uang berdatangan dari berbagai sumber, dalam jumlah yang tidak terbatas dan berdatangan kapanpun juga, baik saat kita tidur, saat kita makan, saat kita bermain bersama keluarga, saat kita sedang membaca buku, saat kita bepergian ke luar negeri, ……. WOW …..luarbiasa…..(saat ini sewaktu mengetik tulisan inipun, saya tersenyum senyum sendiri, feel happy, membayangkannya)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;Tapi pertanyaannya sekarang, bagaimana caranya menjadikan diri kita sebagai magnet uang?&lt;span style=""&gt; Bagaimana caranya agar uang selalu mengejar kita?  &lt;/span&gt;Jawabannya saya temukan beberapa bulan yang lalu dalam buku karangan Adi W. Gunawan dan Ariesandi Setyono yang berjudul &lt;a href="http://adiwgunawan.com/"&gt;Becoming a money magnet&lt;/a&gt;.  Dan beruntung sekali,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saya bersama istri dapat mengikuti super campnya akhir bulan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lalu (27-29 Juli 2007) di Puncak, Cipanas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua adalah kawan lama kami, dan kami sudah mengenal mereka sejak tahun 1999, sewaktu kami masih tinggal di &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;Surabaya&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=""&gt;. Dan apa yang diajarkan dalam buku serta &lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;st1:placetype&gt;&lt;span style=""&gt;supercamp&lt;/span&gt;&lt;/st1:placetype&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;st1:placename&gt;&lt;span style=""&gt;mereka&lt;/span&gt;&lt;/st1:placename&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;, memang telah mereka terapkan dan rasakan hasilnya (karena kami memang mengetahui situasi dan keadaan mereka 8 tahun yang lalu)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya tidak akan bahas, apa yang mereka ajarkan dan bagaimana caranya, karena akan menjadi sangat panjang. Tapi saya akan sharingkan apa yang telah saya dapatkan dari supercamp, dalam tulisan saya berikutnya. Saran saya bagi tidak sabaran, ingin segera menjadi seorang magnet uang, baca deh bukunya, ini sebuah buku yang luarbiasa……&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-1514085514247955237?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2007/08/i-am-money-magnet.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_rAcYkf844Ck/RtDtldBj2KI/AAAAAAAAACA/zjAtuclbqAc/s72-c/I+am+a+money+magnet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>5</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-4802551821924087505</guid><pubDate>Thu, 02 Aug 2007 16:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-08-02T09:45:20.262-07:00</atom:updated><title>AS  WE  THINK  SO  WE  BECOME</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/RrIJ43aRTiI/AAAAAAAAABo/QVdIwmU7Oak/s1600-h/Buddha+head1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/RrIJ43aRTiI/AAAAAAAAABo/QVdIwmU7Oak/s320/Buddha+head1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094145001060912674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;The thought manifest as the word&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;The word manifest as the deed&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;The deed develops into habits&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;And habits hardens into character&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;So watch the thought&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;And its ways with care&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;And let it spring from love&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;Born out of concern&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;For all beings…..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;The shadow follows the body&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;And never leaves it&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;In the same way,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;As we think&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;So we become&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:16;"  &gt;Buddha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-4802551821924087505?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2007/08/as-we-think-so-we-become.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_rAcYkf844Ck/RrIJ43aRTiI/AAAAAAAAABo/QVdIwmU7Oak/s72-c/Buddha+head1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-4094783923167045238</guid><pubDate>Wed, 25 Jul 2007 20:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-08-25T21:05:49.762-07:00</atom:updated><title>GOBLOK KAMU!!!</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/RtD8ANBj2LI/AAAAAAAAACI/ExtfC7_6d3Y/s1600-h/Me+%26+Om+Bob2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/RtD8ANBj2LI/AAAAAAAAACI/ExtfC7_6d3Y/s320/Me+%26+Om+Bob2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5102855458237175986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Kalimat tersebut diucapkan oleh seseorang kepada saya dihadapan beberapa teman teman saya. Awalnya saya bingung dan malu mendengarnya, tapi akhirnya malah saya merasa berterima kasih kepada orang tersebut, karena saya mendapatkan AHA (pencerahan) dari umpatan yang diucapkan oleh beliau pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Seseorang itu adalah Om Bob Sadino. Tepatnya 2 hari yang lalu, saya bersama beberapa teman berkunjung ke rumah Om Bob. Dalam rangka meminta kesediaan beliau untuk menjadi pembicara di dalam salah satu forum &lt;a href="http://www.hipmi.org/"&gt;HIPMI&lt;/a&gt; (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;br /&gt;Setelah berbincang beberapa saat, saya bertanya pada beliau, "Om Bob, apa yang memotivasi Om Bob selama ini, sehingga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bisa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sukses seperti sekarang, padahal Om Bob pernah mengatakan dalam kesempatan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang lain bahwa selama ini Om Bob tidak pernah punya impian dan rencana untuk menjadi sukses seperti sekarang?"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Kemudian Om Bob bertanya balik pada saya, “Joseph apakah kamu merasa dirimu adalah pekerja keras?” Dan saya menjawab,” Iya Om, saya adalah pekerja keras”. Dan jawaban dia adalah &lt;i&gt;“GOBLOK KAMU!”&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Kemudian Om Bob, bercerita : “Sewaktu saya masih aktif bekerja membangun usaha saya dulu, sejak bangun sampai waktunya tidur, saya selalu bekerja tanpa henti. Orang orang mengatakan saya adalah pekerja keras, tapi saya sendiri tidak pernah merasa seperti itu, saya tidak pernah merasa bekerja terlalu keras, mengapa? Sebab saya menikmati pekerjaan saya, saya mencintai apa yang saya lakukan, I enjoy what I did. So enjoy your work, and you will never work hard”.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;Dan ternyata apa yang Om Bob katakan tersebut sangat tepat dan sejalan dengan apa yang dikatakan oleh salah seorang Business Guru &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;"Wealth Creation is a game. Which means it has must have rules, and it must be fun. If you don't know the rules, you can't win the game. And if it feels like hard work, you're doing the wrong thing." (&lt;a href="http://www.rogerhamilton.com/"&gt;Roger Hamilton&lt;/a&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;br /&gt;Jadi kesimpulan saya adalah,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kesuksesan dapat kita raih dan rasakan apabila kita menemukan potensi diri kita&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang terbaik, dan potensi diri kita akan keluar apabila kita menikmati apa yang sedang kita lakukan. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tetapi sebaliknya sekalipun kita punya berbagai rencana dan impian, tetapi kita tidak menikmati apa yang sedang kita lakukan, maka potensi yang terbaik dalam diri kita tidak akan keluar dan akibatnya kita tidak akan pernah merasakan arti sebuah kesuksesan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; Dan jika kita mempunyai impian tetapi kitapun menikmati apa yang sedang kita lakukan, maka hasilnya pasti akan sangat  Dahsyat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang, apakah kita menikmati apa yang sedang kita kerjakan sekarang? Are we enjoy with our business? Jika belum, It must be wrong……..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;br /&gt;“ Goblok kalau kamu menganggap diri kamu adalah pekerja keras. Nikmatilah pekerjaanmu, maka kamu tidak akan pernah bekerja keras.” (Bob Sadino)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Om Bob, karena telah menyadarkan dan memberikan saya sebuah pencerahan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: normal;font-family:Arial;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-4094783923167045238?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2007/07/goblok-kamu_25.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_rAcYkf844Ck/RtD8ANBj2LI/AAAAAAAAACI/ExtfC7_6d3Y/s72-c/Me+%26+Om+Bob2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-6102987166272035361</guid><pubDate>Thu, 12 Jul 2007 19:10:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-07-12T12:11:20.751-07:00</atom:updated><title>You got a Dream, You gotta protect it !</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Kemarin saya menonton untuk yang ke 2Xnya film “The Pursuit of Happyness” yang diperankan oleh Will Smith. Film yang sangat Luarbiasa. Film ini adalah kisah nyata yang mengisahkan tentang perjuangan seorang Chris Gardner dalam mencari Happiness (kebahagiaan). Dalam perjuangannya tersebut, Chris sempat mengalami banyak tantangan, ditinggal oleh istrinya, harus mengurus anak laki satu2nya, diusir dari rumah sewaannya, dipenjara, diusir dari hotel, kehilangan teman, tidur di toilet umum, tidur di rumah homeless, sampai2 untuk menyambung hidupnya dia sempat menjual darahnya sendiri.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tapi dia selalu bersikap positif dan pantang menyerah, sampai akhirnya dia berhasil mendapatkan pekerjaan yang diinginkannya dan akhirnya berhasil mendirikan perusahaan sendiri dan tahun lalu 2006 menjual sebagian kecil sahamnya yang bernilai jutaan US dollar.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu adegan, Chris mengatakan pada anaknya :&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Don’t ever let somebody tell you, you can’t do something, not even me.&lt;br /&gt;When you got a Dream, you gotta protect it.&lt;br /&gt;People can’t do something on themselves, and they wanna tell you, you can’t do it. If you want something Go Get It, period.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Luarbiasa, kalimat ini diucapkannya pada waktu dia sedang benar2 dalam kesulitan sehabis ditinggal istrinya dan tidak punya uang untuk hidup. Dan akhirnya dia benar2 dapat mewujudkan Dreamnya, karena sikapnya yang luarbiasa positif, tetap berpegang pada impiannya, pantang menyerah dan gigih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Saya menyimpulkan bahwa sikap atau attitude kita adalah faktor utama yang menentukan kesuksesan kita. Situasi apapun dapat dan bisa terjadi dalam perjalanan hidup kita, dan itu terkadang diluar kontrol kita. Tapi satu hal yang dapat kita kontrol adalah sikap kita, apakah kita mau menyikapinya dengan positif, tetap fokus pada impian kita, atau kita mau bersikap negatif dan melepaskan impian kita (menyerah).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Semua kembali lagi tergantung pada pilihan kita. Success or Fail, It’s about our choice!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Buku &lt;a href="http://richardwiseman.com/"&gt;Luck Factor&lt;/a&gt; yang sedang saya baca juga mengatakan :&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;You make your own luck through your attitude. If you sit in the house and do nothing, then nothing will come to you, but if you’re out&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;there, working for it, then it will come and find you.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;           &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jadi ayo kita wujudkan impian2 kita, 11 digit…., itu hanya masalah waktu, memang benar. Tapi seperti kata pak Tung Desem Waringin bilang, apakah mau kita mencapai 11 digit pada waktu kita sudah berumur 90 tahun?&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;b&gt;So go get your Dream, protect it. Don’t let anybody steal your Dream.&lt;br /&gt;See you at the Top!&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-6102987166272035361?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2007/07/you-got-dream-you-gotta-protect-it_12.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-2588148658698835393</guid><pubDate>Thu, 12 Jul 2007 19:09:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-07-12T12:56:20.081-07:00</atom:updated><title>The Power of Attitude</title><description>&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;"&gt;&lt;span style=""&gt;Our lives are not determined by what happens to us,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);"&gt;but how we react to what happens.&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;div  style="font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="position: absolute; left: -3.76%;"&gt;•&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Not by what lives brings to us, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);"&gt;&lt;i&gt;but by the &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);"&gt;&lt;i&gt;attitude we bring to life. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;    &lt;div  style="font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="position: absolute; left: -3.67%;"&gt;•&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;It’s not what happens to you,&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);"&gt;&lt;i&gt;but how you &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);"&gt;&lt;i&gt;handle what happens to you that will make the &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);"&gt;&lt;i&gt;difference in your life.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-2588148658698835393?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2007/07/power-of-attitude.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-4018547368868606845</guid><pubDate>Sun, 01 Jul 2007 13:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-07-01T06:29:02.869-07:00</atom:updated><title>The Secret of Happiness</title><description>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Happiness is something I choose in advance.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Whether or not I like the situation, does not depend on what happened to me,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; rather it depends on how I decide to see it.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;It is already decided in my mind that I like my day, it is a decision I take every morning when I wake up.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; I can choose, I can spend my morning in bed, enumerating all the difficulties that I have with my life or I can get up and give thanks to the universe for all I have experienced in my life.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Every day is a gift, and as long as I can open my eyes, I will focus on the new day, and all the happy memories that I have built up during my life.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Our life is like a bank account. You withdraw in later life what you have deposited along the way. So, deposits all the happiness you can in your bank account of memories.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;6 Simple guidelines for happiness :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt; &lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Free your heart from hate&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Free your mind from worry&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Live simply&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Give more&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Expect less&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Give thanks for everything&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-4018547368868606845?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2007/07/secret-of-happiness.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-6502022272600788857</guid><pubDate>Thu, 28 Jun 2007 15:51:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-06-28T10:45:25.987-07:00</atom:updated><title>Melukis = berbisnis???</title><description>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Akhirnya hari ini 28 Juni 2007, saya berhasil mewujudkan salah satu obsesi saat remaja saya, melukis. Hari ini saya belajar melukis, bersama putri saya Nadya dan pak &lt;a href="http://roniyuzirman.blogspot.com/"&gt;Roni&lt;/a&gt; (Jendral TDA) , dibimbing oleh pak &lt;a href="http://yassirrmalik.blogspot.com/"&gt;Yassir Malik&lt;/a&gt; , suami dari bu Doris Nasution. Ternyata dalam pembicaraan kami dengan pak Yassir tentang dasar2 melukis, saya dapat menyimpulkan bahwa para pelukis hebat dan sukses mempunyai kesamaan dengan para pebisnis hebat dan sukses. Yaitu bahwa :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;1. Bakat/potensi seseorang untuk melukis hanya menyumbang 10%, sisanya 90% adalah latihan. Semakin sering seorang pelukis berlatih, maka coretannya semakin matang. Demikian juga halnya dengan para pebisnis sukses, dalam bidang apapun, semakin sering mereka berlatih, jatuh bangun dalam membangun bisnis, semakin matang dan tajam, intuisi dan keahlian bisnis mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;2. Beranilah dalam berexperimen, jangan takut gagal. Hasil lukisan kita akan jauh lebih baik dan hidup, jika kita berani menambahkan satu dua detil yang berbeda di beberapa bagian. Demikian juga dalam berbisnis, kita harus berani melakukan experimen, mencoba sesuatu yang berbeda, yang membuat produk atau jasa kita mempunyai nilai lebih, unik dan berbeda dari yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;3. Sejalan dengan &lt;a href="http://thesecret.tv/"&gt;The Secret&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.quantumikhlas.com/"&gt;Quantum Ikhlas&lt;/a&gt;. Bahwa kita harus memperhatikan perasaan kita (feeling) , jika kita ingin sukses dalam mewujudkan impian2 kita. Demikian juga halnya dengan melukis, amatlah sulit untuk melukis, jika kita hanya mengandalkan pikiran kita, melukis harus dimulai dengan memperhatikan perasaan / feeling kita saat itu.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Hasil lukisan saya terus terang saja kalah hidup jika dibandingkan dengan lukisan puteri saya Nadya, semua orang memuji warna2 dalam lukisannya yang hidup. Tentu saja demikian karena anak kecil biasanya spontan, tanpa berpikir dalam melakukan sesuatu, hanya mengandalkan perasaannya saja. Dalam berbisnispun kita harus memperhatikan perasaan kita, usahakan agar perasaan dan pikiran kita selalu sejalan dan selaras, sehingga kita jauh lebih mudah dalam menjalankan bisnis kita.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-6502022272600788857?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2007/06/melukis-berbisnis.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-2830998563336956196.post-6376325690033430264</guid><pubDate>Thu, 28 Jun 2007 15:23:00 +0000</pubDate><atom:updated>2007-06-28T09:52:36.648-07:00</atom:updated><title>Ke Surga atau Neraka? tidak usah menunggu kita mati.....</title><description>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kalimat tersebut diucapkan oleh putri saya, Nadya, pagi ini dalam perjalanan menuju FSRD Untar, untuk belajar melukis dengan pak Yassir Malik. Mengejutkan karena kalimat tersebut diucapkan oleh anak saya yang baru berumur 7 tahun, sekaligus menyadarkan saya akan kenyataan hidup.&lt;br /&gt;Yah, memang benar, kenapa kita mesti menunggu kematian datang, kalau mau mengalami Surga atau Neraka. Sejalan dengan yang diajarkan oleh &lt;a href="http://thesecret.tv"&gt;The Secret&lt;/a&gt; dan pak &lt;a href="http://erbesentanu.com"&gt;Erbe Sentanu&lt;/a&gt; dalam bukunya &lt;a href="http://quantumikhlas.com"&gt;Quantum Ikhlas&lt;/a&gt;. Surga dan Neraka itu kita ciptakan sendiri dalam kehidupan kita sehari hari. Jika kita selalu menjaga perasaan dan pikiran kita, selalu berusaha untuk berperasaan dan berpikiran positif, dalam menjalani kehidupan kita sehari hari, niscaya kita akan mengalami dan selalu berada di dalam Surga Kehidupan, demikian juga sebaliknya. Jika kita tidak mampu mengendalikan perasaan dan pikiran kita, dan terjebak dalam kondisi negatif, maka nerakalah yang akan kita hadapi dalam hidup kita sehari hari. Dimana Surga dan Neraka itu? Di perasaan dan pikiran kita sendiri. Jadi mau Surga atau Neraka? semuanya tergantung pilihan kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2830998563336956196-6376325690033430264?l=josephhartanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://josephhartanto.blogspot.com/2007/06/ke-surga-atau-ke-neraka-tidak-usah.html</link><author>noreply@blogger.com (Joseph Hartanto)</author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></item></channel></rss>